0

Bukan Untuk Dia

BUKAN UNTUK DIA
Cukup
Hentikan tangismu
Hatiku teriris melihatnya

Hentikan rintihanmu
Tak sanggup telinga ini mendengarnya..

Hentikan ratapanmu atas dia

Sadarlah
Tak seharusnya ada air mata

Tersenyumlah..
Bangun dan berdiri tegak..

Tangismu,rintihanmu, dan ratapanmu..
Tak sedikitpun layak kau berikan untuknya..

2

Bunda

BUNDA


Kerut itu semakin jelas..
Mata itu semakin sembap..
Tatapan itu kosong,menerwang tanpa batas..

Lengannya tlah rapuh..
Suaranya tak menggema lagi..

Tidak..
Itu semu..

Wajahnya masih cantik..
Mata nya masih selalu bersinar
Tatapannya masih lembut seperti dulu..

Lengannya kuat menopang semua beban
Suaranya masih selalu terngiang di telinga..
Serta..
Cinta nya tak kan pernah padam..
Cinta sang bunda..



0

“Masihkah bangsa ini sebuah bangsa yang besar?”

hari itu hari sabtu..tepat tanggal 10 november…
bola mataku berputar cepat berusaha menangkap huruf demi huruf,kata demi kata,kalimat demi kalimat yang tersusun di tiap halaman sebuah surat kabar terkenal “KOMPAS”.
Aku hanya ingin tahu keadaan terakhir dari kota tercinta ku Blitar berkaitan tentang gunung Kelud..
Tiba tiba mata ku tertuju pada sebuah kolom berita di pojok bawah halaman..
Sebuah nama pahlwan kemerdekaan tertulis di sana “Bung TOMO”..
Hati ku tergerak untuk membaca nya..
Mungkin karena waktu itu tanggal 10 november , hari pahlawan untuk bangsa Indonesia..
Setelah menulusuri semua kta pada kolom berita itu..

Sungguh mengejutkan..sebuah fakta yang selama aku tak pernah tahu dan tak pernah kusangka..
Seorang Bung TOMO, nama yang selalu identik dengan perjuangan arek-arek Suroboyo ternyata belum diakui oleh pemerintah sebagai PAHLAWAN secara resmi…
Dari penuturan keluarga Bung TOMO, sebenarnya mereka bisa saja memperjuangkan itu dan mengajukannya ke pemerintah..
Tapi menurut mereka, pengakuan seluruh rakyat Indonesia atas kepahlwanan Bung TOMO dan semua perjuangan beliau sudah cukup..
Sebuah pemikiran yang bijaksana dari keluarga Bung TOMO..
sesak hatiku membacanya..
Kemanakah mata dan hati pemerintah Indonesia?
semakin buta tau tuli kah pemerintah kita?

Mungkin kasus Bung TOMO hanya satu dari sekian kasus terlantar nya para pejuang dan pahlawan bangasa Indonesia..
Mereka memang berjuang tanpa pamrih..
Tak mengharap gelar atau balas jasa..
tapi sudah sepantasnya dan seharusnya pemerintah memperhatikannya..

akankah bangsa ini akan seprti anak yang lupa akan induknya?
Atau sebuah bangsa yang tidak tahu terima kasih??

Mungkinkah bangsa ini tidaklagi sebuah bangsa yang besar?
Karena sebuah bangsa yang besar akan menghargai jasa para pahlawannya….
0

about aquamarine











Aquamarine is a fascinatingly beautiful gemstone. Women the world over love it for its fine blue shades which can complement almost any skin or eye colour, and creative gemstone designers are inspired by it as they are by hardly any other gem, which enables them to create new artistic cuts again and again.
Its name is derived from the Latin 'aqua' (water) and 'mare' (sea). It is said that its strengths are developed to their best advantage when it is placed in water which is bathed in sunlight. However, it is surely better still to wear aquamarine, since according to the old traditions this promises a happy marriage and is said to bring the woman who wears it joy and wealth into the bargain. An ideal gem, not only for loving and married couples.


aquamarine adalah sebuah nama batu..
kenapa aq pilih aquamarine jadi nama blog aq karena aq dah jatuh cinta ma warna biru nya..
indah banget..

i love blue....
0

BADAI

Hujan tak pernah berkata sebelum dia turun
Petir menggelegar kapan pun dia inginkan

Dan disini lah aku
Terhenyak oleh badai dalam hati

Ratusan jam, ribuan menit
Seolah tak ada arti
Brlalu dalam sekejap

Datang begitu cepat
Mengoyak semua yang ada

0

dan kau bintangku

bintang bertahta di lazuardi malam
menghias gelap yang dingin dan sunyi
berkedip indah menyapa

sinarmu tlah memikatku, bintang
menciptakan kepingan kepingan mimpi

tinggi tempatmu bintang
terlalu jauh aku tuk menggapaimu
dan kepingan mimpi ini tak akan pernah menjadi sebuah lukisan indah dalam cerita hidupku

aku luluh lantak ,bintangku
meski indah sinarmu
namun keangkuhanmu duduk di singgasana sang lazuardi
tlah menghancurkanku


sinarmu bagai jarum-jarum dari langit
menghujam hati ku
memporak porandakan kepingan mimpi yang kususun
aku tlah hancur,bintangku
dan kau masih di atas sana
menatap ku dingin bersama keangkuhanmu


Back to Top